Kearifan Lokal Menjaga Alam
Kearifan Lokal Menjaga Alam
Dulu saat kecil, saya sering melihat nenek mengambil daun pandan berduri untuk dibuat anyaman tikar dan tas. Dalam proses pengerjaannya menggunakan beberapa tahapan yang membutuhkan waktu beberapa hari hingga minggu.
Mulai dari pengambilan daun pandan di semak-semak, membuang durinya, didiang menggunakan bara api, dihaluskan menggunakan sembilu, diraut menjadi lembaran kecil, direndam di dalam telaga dua hari dua malam, hingga direbus menggunakan pewarna alami sehingga menghasilkan warna biru, ungu, atau merah muda sesuai pewarna dari tanaman atau tumbuhan yang digunakan. Kemudian barulah dianyam menjadi tikar atau tas sesuai yang diinginkan.